Sabtu, 05 Maret 2011
Akhirnya, NAIF kembali
Akhirnya, Naif kembali lagi. saya tidak bisa banyak berkata lagi. saya sungguh merindukan segala keunikan band ini untuk menghajar panggung kembali.
Jumat, 04 Maret 2011
Blame, Excuse, and Justify
Hai para pembaca. Maaf yang telah menunggu posting dari saya cukup lama. Saya baru blogging lagi setelah aktivitas yang cukup padat. Satu alasannya, school bussiness -_- .
Mungkin anda akan bertanya-tanya apa maksud dari kata-kata yang tertulis pada judul kali ini. Ya. Blame, excuse, and justify adalah 3 hal yang harus dihindari ketika ingin mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih baik.
Blame, jika diartikan secara bahasa, berarti menyalahkan. Menyalahkan orang lain atas suatu hal yang terjadi tidak bagus sesungguhnya. Bisa-bisa, kita dijauhi teman-teman kita. Ini pun mempengaruhi diri kita untuk terus menyalahkan orang lain atas kesalahan yang kita perbuat, sehingga kita tidak pernah introspeksi diri.
Excuse, secara bahasa diartikan sebagai alasan. Maksudnya disini ialah orang yang terus membuat alasan-alasan agar dirinya selalu benar. Hal ini merupakan penghambat besar bagi diri kita untuk berkembang. Mungkin orang beralasan itu wajar, namun tidak harus melulu beralasan dalam segala hal.
Yang terakhir, justify. Secara bahasa berarti memaklumi. Simpel saja, "orang yang terus memaklumi segala kesalahan yang diperbuat tidak akan pernah mengalami progress dalam hidupnya".
Semoga hal ini dapat membantu kalian dalam meng-introspeksi diri. Tetap bertanggung jawab akan sesuatu yang telah kita perbuat, dan jangan menyalahkan orang lain atas sesuatu yang telah terjadi.
Mungkin anda akan bertanya-tanya apa maksud dari kata-kata yang tertulis pada judul kali ini. Ya. Blame, excuse, and justify adalah 3 hal yang harus dihindari ketika ingin mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih baik.
Blame, jika diartikan secara bahasa, berarti menyalahkan. Menyalahkan orang lain atas suatu hal yang terjadi tidak bagus sesungguhnya. Bisa-bisa, kita dijauhi teman-teman kita. Ini pun mempengaruhi diri kita untuk terus menyalahkan orang lain atas kesalahan yang kita perbuat, sehingga kita tidak pernah introspeksi diri.
Excuse, secara bahasa diartikan sebagai alasan. Maksudnya disini ialah orang yang terus membuat alasan-alasan agar dirinya selalu benar. Hal ini merupakan penghambat besar bagi diri kita untuk berkembang. Mungkin orang beralasan itu wajar, namun tidak harus melulu beralasan dalam segala hal.
Yang terakhir, justify. Secara bahasa berarti memaklumi. Simpel saja, "orang yang terus memaklumi segala kesalahan yang diperbuat tidak akan pernah mengalami progress dalam hidupnya".
Semoga hal ini dapat membantu kalian dalam meng-introspeksi diri. Tetap bertanggung jawab akan sesuatu yang telah kita perbuat, dan jangan menyalahkan orang lain atas sesuatu yang telah terjadi.
Sabtu, 26 Februari 2011
Kesalah-kaprahan Terhadap Try Out Sekolah
Hai, cukup lama nih saya tidak blogging. Maklum, 3 sma memang lagi sibuk-sibuknya. Mulai dari try out, bimbel dan sebagainya. Bagaimana dengan hari Anda? Saya harap itu pun baik-baik saja. Di kesempatan yang sempit ini, Saya hanya ingin berbagi pikiran lagi, meluruskan apa yang saya rasa sudah disalahartikan mengenai try out pra-ujian nasional.
Ya, kita tahu try out itu apa. Jika diartikan per kata, try out adalah try : mencoba dan out : keluar. Jelas bahwa artinya bukanlah kita harus mencoba keluar dari sekolah(hahaha). Yang dimaksud disini adalah mengerjakan selembar soal untuk mengukur sejauh mana kemampuan kita dalam mengerjakan soal UN.
Nah, inilah hal yang menurut saya sudah disalahartikan. Try out sekarang dianggap sebagai musibah, bencana, dan momok bagi para pelajar. Padahal tujuannya adalah untuk mengukur seberapa kompeten kita dalam menghadapi UN. Mereka(para siswa) kebanyakan melewati try out dengan mencontek, dan juga melihat kunci jawaban, tanpa berpikir apakah itu baik untuk mereka.
Tidak mau munafik, saya sebagai siswa biasa yang kemampuan otaknya pas-pasan, juga sering mencontek. Namun akhir-akhir ini saya mulai berpikir, "kapan saya akan bisa jika saya hanya mencontek pekerjaan teman? Apakah ini membawa perkembangan baik untuk saya?" Disinilah saya mulai mencoba untuk merubah kebiasaan saya. Dan satu hal lagi. "Ini masih try out. Try out aja udah nyontek, gimana pas UN?"
Saya harap pun teman-teman dapat memikirkan hal yang baik untuk kalian sendiri. Kita sama-sama sudah dewasa, sudah tahu mana yang baik dan yang buruk. Tidak ada salahnya jika kalian menerima kunci jawaban, tapi ada baiknya jika kalian cocokkan terlebih dahulu. Karena bagaimanapun juga, pekerjaan yang kita lakukan sendiri akan terasa lebih membanggakan dan juga memuaskan. Dan juga selamat berjuang bagi murid sma yang akan menghadapi UN, semoga semuanya lulus dan masuk PTN favorit. Amin.
Ya, kita tahu try out itu apa. Jika diartikan per kata, try out adalah try : mencoba dan out : keluar. Jelas bahwa artinya bukanlah kita harus mencoba keluar dari sekolah(hahaha). Yang dimaksud disini adalah mengerjakan selembar soal untuk mengukur sejauh mana kemampuan kita dalam mengerjakan soal UN.
Nah, inilah hal yang menurut saya sudah disalahartikan. Try out sekarang dianggap sebagai musibah, bencana, dan momok bagi para pelajar. Padahal tujuannya adalah untuk mengukur seberapa kompeten kita dalam menghadapi UN. Mereka(para siswa) kebanyakan melewati try out dengan mencontek, dan juga melihat kunci jawaban, tanpa berpikir apakah itu baik untuk mereka.
Tidak mau munafik, saya sebagai siswa biasa yang kemampuan otaknya pas-pasan, juga sering mencontek. Namun akhir-akhir ini saya mulai berpikir, "kapan saya akan bisa jika saya hanya mencontek pekerjaan teman? Apakah ini membawa perkembangan baik untuk saya?" Disinilah saya mulai mencoba untuk merubah kebiasaan saya. Dan satu hal lagi. "Ini masih try out. Try out aja udah nyontek, gimana pas UN?"
Saya harap pun teman-teman dapat memikirkan hal yang baik untuk kalian sendiri. Kita sama-sama sudah dewasa, sudah tahu mana yang baik dan yang buruk. Tidak ada salahnya jika kalian menerima kunci jawaban, tapi ada baiknya jika kalian cocokkan terlebih dahulu. Karena bagaimanapun juga, pekerjaan yang kita lakukan sendiri akan terasa lebih membanggakan dan juga memuaskan. Dan juga selamat berjuang bagi murid sma yang akan menghadapi UN, semoga semuanya lulus dan masuk PTN favorit. Amin.
Jumat, 18 Februari 2011
Some kinda stupid thoughts, that suddenly comes out from my mind
Hai pals, here we blog again. Hope that all of you are fine. Kali ini Saya hanya ingin berbagi pemikiran, yang sebenarnya masih berkaitan dengan 2 postingan video Maroon 5 sebelumnya.
Ya, mulai dari satu hal yang saya sadari. Ketika Saya sedang berbicara ngelantur soal Maroon 5 dengan teman saya, tiba-tiba hal ini terlintas. Adakah dari kalian yang menyadari bahwa hampir semua video klip Maroon 5 berisi tema-tema vulgar semua?
Saya tidak tahu apa yang dipikirkan para personil Maroon 5 dalam penentuan konsep video, sehingga setiap video klip yang muncul selalu seperti itu. Bukannya Saya kontra akan hal ini, Saya tahu musisi mempunyai kebebasan dalam berkarya. Hanya saja, Sangat disayangkan ketika suatu lagu yang Saya bilang 'bagus', akhirnya agak terbatasi pasarnya hanya karena video klip yang kurang sopan. Mungkin hal ini sudah biasa di daerahnya, namun belum tentu untuk international.
Ya, sekali lagi. Saya tidak menyudutkan suatu pihak disini. Saya hanya sekedar berbagi opini. Mungkin hal itulah yang justru mencirikan Maroon 5 sebagai band yang idealis. Who knows?
Ya, mulai dari satu hal yang saya sadari. Ketika Saya sedang berbicara ngelantur soal Maroon 5 dengan teman saya, tiba-tiba hal ini terlintas. Adakah dari kalian yang menyadari bahwa hampir semua video klip Maroon 5 berisi tema-tema vulgar semua?
Saya tidak tahu apa yang dipikirkan para personil Maroon 5 dalam penentuan konsep video, sehingga setiap video klip yang muncul selalu seperti itu. Bukannya Saya kontra akan hal ini, Saya tahu musisi mempunyai kebebasan dalam berkarya. Hanya saja, Sangat disayangkan ketika suatu lagu yang Saya bilang 'bagus', akhirnya agak terbatasi pasarnya hanya karena video klip yang kurang sopan. Mungkin hal ini sudah biasa di daerahnya, namun belum tentu untuk international.
Ya, sekali lagi. Saya tidak menyudutkan suatu pihak disini. Saya hanya sekedar berbagi opini. Mungkin hal itulah yang justru mencirikan Maroon 5 sebagai band yang idealis. Who knows?
Senin, 14 Februari 2011
Langganan:
Postingan (Atom)